Waspada Beli Mobil Bekas Banjir! Ini Bagian yang Harus Dicek

Banjir merupakan kejadian yang tidak diinginkan oleh semua orang. Selain kehilangan barang berhaga di rumah, mobil pun bisa jadi korban. Tidak sedikit mobil yang terkena banjir di sekitar Jabodetabek pada awal tahun 2020 ini. Akibatnya banyak mobil yang akhirnya dibersihkan kembali di salon-salon kendaraan lalu dijual pada kondisi apa adanya. Tetapi jarang penjual akan jujur jika mobilnya sudah pernah terkena banjir.

Oleh karena itu, kamu kalau mau beli mobil bekas di awal tahun 2019, harus ekstra hati-hati coy. Karena kalau mobil bekas terendam banjir, akan memberikanmu banyak masalah. Mulai dari mesin hingga kelistrikan akan menjadi masalah utama mobil tersebut.

Ini dia ciri-ciri mobil terkena banjir!

Bau dan Lembab

Perhatikan aroma interior kendaraan yang ingin kamu beli. Jika ada bau apek di bagian-bagian bawah jok, bawah dasbor, bagasi, maka kemungkinan besar mobil tersebut pernah terendam banjir. Penyebab bau apek tersebut karena air kotor yang masuk dan menempel pada interior belum dibersihkan secara tuntas atau sudah menempel

Jika penjual menaruh parfum yang berlebihan, kamu juga bisa curiga, coy! Jangan-jangan untuk menutupi bau bekas banjir!

Endapan Kotoran yang Terlihat di Interior

Mobil yang sudah pernah terendam banjir tentu akan sangat susah untuk dibersihkan. Seringkali ada beberapa bagian yang lupa dibersihkan atau dilewatkan karena sudah terlalu parah. Penyebabnya karena tidak hanya air kotor yang masuk ke dalam mobil, melainkan lumpur yang membandel. Selain itu, mobil memiliki banyak bagian yang sulit untuk dibersihkan. Sedangkan kotoran mudah untuk mengendap di bagian tersebut.

Kamu perlu memperhatikan lubang kisi-kisi AC, bagian dalam dashboard, sela-sela pilar B di bagian bawah, sudut setiap pilar dan sela-sela rail jok mobil

Karat

Selain bau dan adanya endapan kotoran, ada lagi karat yang muncul di bagian kolong, dan sela-sela body. Di bagian interior, kamu bisa cek bagian dasar mobil, rail jok mobil, pedal, dan cek bagian tempat ban serep. Jika ada karat-karat halus, sebaiknya kamu pilih mobil lain!

Bunyi Mesin yang Tidak Normal

Mobil bekas banjir memiliki 2 kemungkinan kerusakan mesin. Antara sudah terkena water hammer (Yaitu ketika air masuk pada mesin ketika mesin menyala), atau hanya terendam pada waktu mati. Namun keduanya sama-sama memiliki masalah serius. Jika water hammer, tentu akan ada karat pada bagian dalam mesin. Selain itu bagian ecu juga tentu akan rusak.

Adanya kerusakan pada mesin tentu akan menimbulkan suara yang aneh. Bunyi mesin akan lebih kasar dari biasanya.

Kerusakan Eletronik

Selain mesin, kamu perlu cek bagian kelistrikan. Karena banyak kabel terendam, tentu akan menyebabkan korslet dna karat pada bagian PCB. Tentu jika terkena karat, perangkat elektronik tersebut akan rusak. Belum lagi bagian ECU atau otak dari kendaraan itu. Jika ada bagian yang rusak terendam banjir, pasti akan tidak berfungsi.


Banjir memang musibah yang merepotkan. Apalagi jika mobilmu terendam banjir. Selain biaya banyak yang harus dikeluarkan untuk perbaikan, kadang tidak sebanding dengan nilai mobilmu. Makanya jika rumahmu memang daerah banjir, kamu harus banyak persiapan seperti meninggikan garasi, atau memarkir mobil di daerah yang lebih aman.

Leave a Reply